Pengukuran Dan Instrumentasi pt 1

Pengukuran: Usaha mengukur suatu besaran.
Instrumen: Alat yang digunakan untuk melakukan pengukuran.

Pengukuran dan Instrumentasi selanjutnya disingkat Penguin ya!

Di matkul ini kita mbahas:

  • Alat-alat ukur besaran elektrik dan metode pngukuran
  • Alat-alat ukur besaran non-elektrik yang dikonversi menjadi elektrik. Contoh: Sensor, Tranduser, dsb.

Tipe – Tipe Instrumen

Berdasarkan Catu Daya

Instrument Pasif

Output instrumen dihasilkan langsung/sepenuhnya dari besaran yang diukur (yang diukur ini kita sebut dengan input). Misal alat dibawah ini:

Instrument Pasif

Dengan input air dan per, didapatkan output skala. Bandingkan dengan ang dibawah ini.

Instrument Aktif

Instrumen ini membutuhkan catu daya agar bisa bekerja. Misal alat dibawah ini.

Instrument Aktif

Instrument Aktif

Mungkin gampangannya ya kalo pasif tuh mekanisme, tapi kalo aktif udah elektronis.

Berdasarkan Cara Pembacaannya

Null Type

Menggunakan prinsip keseimbangan. Contoh: Timbangan

Null Type

dengan begitu kita bisa mengetahui output berupa besaran inputnya. Yang elektronis juga ada lho!! tadi dikasih contoh juga sama Pak Enas, tapi Pak Enas agak-agak lupa, jadi ya aku gak ngerti deh.

Deflection Type

Tadi aku sama temen sebelah ku mbahas sesuatu yang bodoh. Deflection aja gak tau. Dua-duanya parah. Haha. Deflection itu gampangannya Penyimpangan. Untuk deflection type pengguna bisa membaca skala output secara langsung, karena tampilannya memang skala output. Contoh: Multimeter Analog (yang masih pake jarum)

Deflection Type

Berdasarkan Jenis Isyarat

Analog

Digital

Berdasarkan Output Instrumen

Indicating Instrument

Hanya berfungsi sebagai Indikator saja, tidak ada skala keluaran. Dan Indikator ini tidak menyatakan hubungan matematis apa-apa antara Input dan Output.

Instrumen with Output Signal

Contoh: Multimeter. Ada skala keluarannya.

Berdasarkan kepintaran “Smartness”

Smart

Misal Multimeter digital. Yang mana data diolah, kemudian ditampilkan ke LCD.

Non-Smart

Misal Multimeter analog. Yang mana hanya mengandalkan defleksi.

Karakteristik Instrument Statis

Menilai Performance Instrument dapat dilihat dari hal-hal yang tidak bergantung pada waktu, tidak dipengaruhi waktu

Akurasi

Banyak orang menganggap akurasi itu kualitatif, Akurasi adalah kedekatan suatu output dengan standard (SI biasanya)/seharusnya.

Presisi/Repeatibility

Kesamaan Nilai Output jika dicoba dengan waktu yang berbeda. Dapat dilihat pada gambar perbandingan antara Presisi dan Akurasi

Range/Span

Jangkauan Pengukuran

Toleransi

Error yang bisa saja muncul

Linearitas

Kesebandingan Input dan Output

Sensitifitas

Rasio output dan input. Misal multimeter mengukur tegangan 2V, jarumnya menyimpang 100°, maka

Sensitifitas = 2V/100° x 100% = 2%

Threshold

Nilai input terkecil yang sudah bisa mempengaruhi kemunculan munculnya output.

Threshold

Resolusi

Perubahan terkecil pada input yang bisa menimbulkan perubahan pada output. Contoh: ADC (Analog to Digital Converter). Inputnya Tegangan, Outputnya bilangan digital dengan Range 0 – 255. Resolusi ADC adalah perbedaan terkecil pada Tegangan yang bisa menimbulkan increment (+1) pada outputnya. Misal: 0,01V/digit

Sensitifitas Terhadap Gangguan (Drift)

Idealnya dengan input x, dan output y, adalah y = ax.

Zero Drift

y = ax + b

pada zero drift b ini yang menjadi Driftnya eh bukan juga sih, , apa ya istilahnya? gak taulah. Intinya b = f(variable pengganggu). Variable pengganggu ini bisa saja suhu tubuh (untuk sensor suhu).

Sensitivity Drift

untuk yang ini a nya. a = f(variable pengganggu).

Cara pengukuran Drift

Menguji hubungan Input/Output pada kondisi variable pengganggu yang berbeda.

Hysterisis

Perubahan hubungan Input/Output pada saat naik dan turun. Intinya tuh kelinieraritasannya berbeda saat kondisi naik dan turun.

Hysterisis

Range yang tak terbaca (antara kurva naik dan turun) bisa juga disebut Dead Space. Selain itu, Dead Space juga bisa digambarkan seperti brikut ini.

Dead Space

Range Input yang tidak menimbulkan perubahan pada output.

Dead Space

Disini buat download file materi yang di kasih Pak Enas. (klik disini) Seeya!

One response to this post.

  1. filenya kog gag ada gan?

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: