Elektronika Analog pt 1

Pada semester ini aku dah menjadwal apa-apanya jam sekian-jam sekian. Misal jam 6.30 mandi. Jam 7.00 Kuliah Elan (Elektronika Analog). Tadi aku mandi dah selesai. nyantai-nyantai deh, pas dah jam 7.00 berangkat kuliah deh, tapi perasaan koq ada yang kurang. Bah! ternyata aku gak tau ruangannya!! Parah ni, hari pertama kuliah kagak tau ruangan kuliahnya dimana?? Doh bisa-bisa telad hari pertama.

Tapi untung nya ada temen yang disms bisa mbls dengan cepet. Oke, sampailah ditempat. Ternyata kuliahnya belum dimulai. Ruangan that supposed to be ruangan kuliah elan, malah di pakai buat kuliah Maba. Setelah 20 menit nunggu baru suruh pindah ke Ruangan lain. . dan bla bla bla. . . sekian aja dah basa-basinya.

Hm. . . ngomongin apa lagi ya?? Pak BST. tak pikir tuh pak BST orangnya gendut dan galak. Ternyata orangnya biasa aja. . . asik juga sih. . . tapi gak tau dink. baru pertama sih. Kalo diliat-liat tuh mirip Luis (temen ku), tapi luis yang dah tua. LOL.😀

Gosipnya sih, , pak BST gak enak. tapi biasa aja ki. . . mga aja kayak gitu terus. Tadi karena gak ada Power Pointnya pak BST cuma ngjar seadanya menggunakan papan tulis dan spidol. Katanya sih isinya Elektronika Analog ya hampir sama dengan Elektronika Dasar, cuma bedanya kalo Eldas tuh cuma perkenalan dan mbahas karakteristik2nya gitu. kalo sekarang lebih dalam, bahkan implementasi ke hardwarenya. (Batinku: “Alhamdulillah, artinya 75% ngulang eldas. Moga aja dengan ini bisa menutupi ketidak pengertian Eldas yang diajarin pak Ipieng”. :D)

Pelajaran dimulai dengan mbahas
Hukum Ohm Hukum Kirchoff
V = I.R Sigma E = 0 (untuk loop)
Sigma i = 0 (untuk titik)
Jelaslah kalo di atas.

Terus lanjut ke Transistor dengan rumus

IC = β . IB

Perlu diingat bahwa rumus diatas tidak berlaku jika IB nya besar, kondisinya saturasi. Arus yang masuk ke kolektor (IC) nya jadi tetap. dan IC ≠ β . IB lagi. Liat gambar dibawah ini aja, gambar mengungkapkan beribu kata. Hhe
[


Ternyata Rc berpengaruh pada tingkat saturasi Ib. Semakin besar RC, yang membuat IC lebih kecil, maka dengan IB yang kecil sudah mencapai saturasi. Koq aku baru nyadar sekarang ya setelah dikasih tau pak e?? Payah ki aku . . .

Pada saat Ib = 0, Ic = 0, Transistor OFF, Vc = Vcc (Tahanan transistornya membuat Vcc menjadi rangakaian terbuka)
Pada saat Ib = (besar), Ic = (Vcc – Vce)/RC, Transistor ON, Vc = <0,2V (Tahanan transistornya seperti hilang, maka tegangan di Vc jadi kecil)

Sekarang tentang Transistor yang dipakai untuk switching. Biasanya pengaplikasiannya adalah untuk menggerakkan motor meggunakan PWM (Pulse Code Modulation).

Gambar pulsa sebelah kiri adalah pulsa yang pernah dicoba oleh pak e. Katanya sih (aku belum pernah nyoba sih), saat diberi pulsa ON cuma sebentar transistor malah panas. Why?? sejujurnya aku gak begitu mengerti penjelasan pak BST, karena tadi pak BST sempet bingung, mungkin dalam batinnya bilang “Eh gini bukan tho?”. Yang memperhatikan jadi tambah bingung. gak ngerti deh.😦. Tadi bingungnya tuh gini. Jadi dengan pulsa ON yang sebentar itu diukur tegangan Vce nya. Ternyata masih 2 V. tadi sempet bingung 2 V terukur saat OFFnya apa ONnya. . . tapi kalo tak pikir2 kayaknya saat ON nya. Karena pak e bilang solusinya adalah menghilangkan panasnya dengan menambah Ib. tapi kalo pada saat ON, koq aku ngerasa ada yang aneh ya??? Ah mbuh!

Sekarang masuk ke Penguat Sinyal


trus mbahas tentang Transformasi Fourier. Transformasi Fourier tuh intinya mengubah grafik Waktu – Amplitudo, jadi Frekuensi – Amplitudo.

Sinyal dengan frekuensi yang berubah-ubah disebut frekuensi Harmonis. kalo perubahannya besar/Harmonisnya tinggi maka kualitasnya jelek. Aku kurang tau juga sih. . karena belum ngerti aja.

Penguat sinyal dibagi menjadi 5 bagian, misal penguat mic dibawah ini:

Nah ada tugas suruh. . . suruh apa ya?? Bingung. . . suruh bikin apa beli, apa piye?? Tugasnya tentang Pre Amp. Sebenernya ada gak sih komponen yang namanya Pre Amp?? Ku pikir Pre Amp di gambar diatas cuma istilah, karena posisinya paling depan pada bagian Amplifier.

That’s All. See ya next weekS!😀

3 responses to this post.

  1. Mirip luis?😆
    Semangat rid!

    Balas

  2. Posted by bayu on 17 September 2011 at 1:21 am

    sayang sekali, semua percobaan ku gagal..awalnya ketika membuat oenguat kelas AB keluar suara walaupun Gain tdk memenuhi kriteria dan tdk sampai 5/6, trus apesnya lg setelah digabung diantara semua komponen dari pre amp, penguat, filter, penguat kelas AB, dan speaker…eh malah bunyi KEMRESEK…..semester depan tak ualang lagi lah..semangat .

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: