Teknik Telekomunikasi UTS

Grafik Pulse Dial

Title Subtitle

Dosennya suruh mbaca fotokopian yang belum pernah diajarin sama sekali, , , hebat!!! Maksud e piye ki?? ckckck mana tugasnya suruh mbaca materi dibawah ini:

  1. Local loop
  2. Fungsi pesawat telepon
  3. Komponen telepon
  4. Sistem dialing: pulse dialing, tone dialing
  5. Kegunaan tegangan -48V
  6. Ringing signal
  7. Sistem teleponi
  8. Dsb.

yang mana yangtertulis diatas adalah materi yang semuanya ada di ftokopian, , , minimal suruh mbaca materi yang diajarin kemaren kek, , , parah banget, ,

Tapi, siapa takut B) ini persiapanku. . . eng ing eng. . .

Local Loop

“In telephony, the local loop (also referred to as a subscriber line) is the physical link or circuit that connects from the demarcation point of the customer premises to the edge of the carrier or telecommunications service provider’s network.”
http://en.wikipedia.org/wiki/Local_loop

Arti istilah Local Loop dianggap berkaitan erat dengan pengertian berikut
Adalah jaringan antar satu alat komunikasi dari pelanggan telepon rumahan atau kantoran yang terhubung ke kantor perusahaan telepon terdekat.
http://www.total.or.id/info.php?kk=Local%20Loop

The Local Loop atau The Subscriber Loop, yakni serangkaian perlengkapan yang digunakan untuk menyambungkan layanan telepon rumah maupun komersial pada perusahaan penyedia telepon pusat. Koneksi ini terutama terdiri atas kabel-kabel tembaga yang saling membelit. Pada prinsipnya, penggunaan telepon dan prosesnya untuk berkomunikasi mirip dengan kinerja sakelar lampu. Telepon difungsikan untuk melakukan komunikasi dengan cara awal yang disebut “Off-hook”, yakni suatu keadaan dimana gagang telepon diangkat dari panelnya, lalu dikembalikan ke semula setelah selesai melakukan percakapan. Namun, ternyata prosesnya tidak semudah itu.
http://www.waena.org/index.php?option=com_content&task=view&id=2562&Itemid=50

Fungsi dari pesawat telepon:

  1. Me-request pemakaian saluran telepon, jika handset diangkat.
  2. Mengindikasikan bahwa sistim telepon sudah siap, dengan menerima nada dial
  3. Mengirim sejumlah nomor tertentu, yang akan dipanggil. Nomor ini dibangkitkan oleh user dengan menekan tombol push button pada pesawat telepon
  4. Menerima beberapa nada yang menyatakan panggilan sedang dalam proses (ringing, busy)
  5. Mengindikasikan adanya panggilan pada sisi terima, dengan membunyikan nada panggil (ringing tone)
  6. Dapat mengubah dari sinyal suara menjadi sinyal listrik untuk pentransmisian jarak jauh. Begitu pula di sisi terima, mengubah sinyal listrik menjadi sinyal suara
  7. Memberikan tanda pada sistim jika salah satu sisi sudah menyelesaikan pembicaraan, dengan jalan menutup handset.

Komponen Pesawat Telepon

  • Ringer

Semacam gulungan kayak inductor, dipasang seri dengan capasitor. Dengan capasitor voltage AC dapat dipakai buat dan juga sekalian memblok 48V dengan arus DC. Voltage buat membunyikan bell di supply dari central office dalam bentuk sinus. Ngirimnya Selama 1 detik kemudian selang 3 detik, trus ngirim voltage lagi Selma 1 detik. Itu standard amerika. Untuk standard Inggris beda lagi. . . cari tahu aja sendiri . . . hoho

  • Transmitter

Bagian transmitter telepon adalah microphone. Dalemnya mikropone tuh ada semacam membrannya yang kalo kita ngomong, akan menekan membran tersebut dan memadatkan karbon sehingga terciptalah variasi resistan saat kita bicara. Perubahan resistansi berpengaruh sama arus. Nah itu kalo kita ngomong, , gimana kalo kita menghirupnya?? Membran ketarik dan resistansi mengecil. Sehingga hasil dari signal suaranya semacam signal AC yang kira-kira 1 samapai 2 Vrms.

  • Reciever

Gampangannya penerjemah arus yang dikirim oleh transmitter.

  • Hybrid

Hybrid tuh semacam transformator. Pada prakteknya Gulungan Hybrid dibuat agar signal suara yang kecil dapat didengar pada transmitter.

  • Automatic Level Adjusment

Bagian ini menggunakan vasistor, gunanya untuk menyamakan besar gelombang dari satu telepon ke telp yang lain (kayaknya). Cara kerja vasistor, resistansi menurun saat menerima tegangan yang meningkat, dan resistansi meningkat saat tegangan menurun.

  • Tone Dialing

TouchTone saat ini menggunakan system yang bernama DTMF (Dual Tone Multi Frequency). Menggunakan 2 kombinasi frekuensi dan menghasilkan frekuensi yang menghasilkan suara unik yang nantinya mudah dikenali sehingga mudah di encoding, biasanya toleransinya 1.5%. Misal kita pencet angka * maka yang dikombinasikan adalah frekuensi kolom pertama (1209 Hz) dan baris keempat (941 Hz).

Sistem Dialing (pulse dialing, tone dialing)

Pulse: Misal kita mendial nomor 8 pada pulse telepon, hook switch akanmembuka dan menutup sebanyak 8 kali. Jadi seperti grafik dibawah ini jika kita menekan 3, 7, 4, 5

Tone: Penjelasannya yaitu DTMF tadi.

Kegunaan Tegangan -48V

Saat telepon dipakai, tercipta arus dari CO ke komponen elektronik dalam telepon. Sirkuit tersebut terdiri atas sepasang kabel tembaga (copper) ukuran 18 hingga 24 AWG (American Wire Gauge). Saat bagian ujung (tip) kabel diukur oleh voltmeter dan mencapai voltase 0, lingkaran kabel menunjukkan arus langsung -48 DC, arus inilah yang akan sampai ke lokasi anda dari perusahaan penyedia layanan telepon melalui voltase negatif yang mempunyai resistansi yang lebih besar dalam ionisasi material dalam kabel tembaga tersebut. Hal ini juga mengurangi korosi dari kabel tembaga.
http://www.waena.org/index.php?option=com_content&task=view&id=2562&Itemid=50

Untuk mengaktifkan Mic, dll. Hha😀

Ringing Signal

Ngirimnya Selama 1 detik kemudian selang 3 detik, trus ngirim voltage lagi Selma 1 detik. Itu standard amerika. Untuk standard Inggris beda lagi. . . cari tahu aja sendiri . . . hoho.

Sistem Telefoni

Males ah, , , capek, , , pulang dulu. . .😦

Title Subtitle

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: