Teknik Elektro Dasar pt 2

Hohoho bertemu lagi dengan Pak Bondhan. Semester pertama kemaren ngajarnya Pemrograman Dasar, hhe, rasanya aneh juga antara pemrograman dan elektro kayaknya gak nyambung sama sekali. Ckckck, , Hm mungkin pak Bondhan suka ngajar yang dasar2 kali yak??😛

Langsung aja deh nyatet Persentasinya. . .

  • Pendahuluan

  • Energi dan Informasi ukuran keberhasilan/kemajuan suatu manusia.
  • Konversi Energi dan pengelolahan informasi telah mempengaruhi perubahan sosial
  • Sarjana teknik elektro bertanggung jawab untuk optimasi pembangkit, penyimpanan, transmisi, distribusi, kendali dan penggunaan energi dan informasi.
  • Kemampuan Sarjana Teknik Elektro tergantung pada pengusaan materi Dasar Teknik Elektro.

Udah deh, , , aku cuma nyatet segitu aja, lha habisnya gak konsen nyatet coz doseang menariknya selalu mencertikan hal-hal yang menarik. Hha gak tau kenapa aku jadi semangat dan penasaran. . . Dosennya juga njelasin tetang beda Audio Analog dengan Audio Digital dengan bahasa yang mudah . . Like This!

Kalo digambarkan dengan grafik Audio Analog yang dikelarkan oleh Kaset pita misalnya gambarnya seperti ini:

[GAMBAR]

Nah Pada digital kita hanya menggunkan sampling, , misal: kita hanya mengambil nilai-nilai tiap satu detik. Gambar grafiknya jadi seperti ini.

[GAMBAR]

Selain itu, Amplitudo dalam analog yang nilainya memiliki bilangan berkoma, maka pada digital Amplitudonya dibuat skala. Misal 8 bit maka Amplitudo tertinggi pada analog, pada digital besarnya 127, dan -128 untuk terendah.

Grafiknya seperti ini:

[GAMBAR]

Begitulah kiranya perbedaan antara Analog dan digital. Dapat kita lihat perbedaannya kalo digital itu diskrit, sehingga banyak yang “hilang” dari pada analog, maka dari itu frekuensi samplingnya harus lebih besar dari 2 kali lipat frekuensi isyarat. Dengan begitu hal yang “hilang” tidak begitu terlihat. frekuensi manusia dari 20 Hz – 20kHz. Maka frekuensi sampling yang biasa ada pada CD Audio sekitar 44,1 kHz (yang suka ngedit lagu, pasti pernah nemuin standart itu.

Namun, beberapa manusia dibumi ini ada yang mempunyai telinga yang peka, sehingga pada DVD audio saat ini standart samplingnya 96 kHz. (Wow Keren!!).

Menarik!! Yuhu!! Tapi sayang harus kembali ke materi, aku jadi males nyatet. tau-tau dah njelasin mpe sini.

Daya yang di serap R:

p(t) = V(t) . i(t)

Ada yang menarik lagi nih, , , Konduktan.

Konon (kata dosennya) ada orang yang kurang kerjaan, dia menemukan satuan konduktan. Apa itu konduktan?? lambangnya G, G = 1/R. Dunia memang kejam, mungkin si Ohm bareng nelitinya sama yang menemukan Konduktan ini, tapi sayang Ohm dulu yang menyatakan Resistor. Dari pada dah neliti lama-lama gak ada hasilnya, akhirnya terciptalah Konduktan. Hha . . . Berguna juga sih buat menjumlahkan resistor yang dipasang Paralel. Namun jarang yang memakai. Oia, cerita ini MUNGKIN gak bener, hehehe.

Kapasitor

C = q/V

Sekian. . . Aku lupa minta filenya. . .😦

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: