Teknik Telekomunikasi pt 2

Modulasi bla-bla-bla, , , yang disebut carrier.(pake bahasa inggris si, jd gag ngerti). Carrier biasanya merupakan gelombang sinus.

Karakteristik gelombang sinus yang dapat dimodulasi adalah Amplitudo, Frekuensi, dan Fase.

Mengapa perlu modulisasi?

  • Dengan Modulisasi, sinyal baseband pada frekuensi rendah ditranslasi menjadi sinyal broadband pada frekuensi tinggi.
  • Bila frekuensi rendah, maka λ menjadi panjang. Jika frekuensi tinggi, maka λ menjadi pendek.
  • Ketika memanfaatkan radio untuk kepentingan long distance communication, perlu alat pemancar dan penerima gelombang radio, yaitu antena. Pada umumnya lebar diameter antena adalah 1/4 λ.
  • Seberapa besar antena yang digunakan untuk memancarkan sinyal yang berfrekuensi rendah?

Teknik Modulisasi AM

Berikut adala persamaan sinyal carrier

vc(t) = Ac cos(2πfc + θ)

pada kasusnya Fase disini tetap, sehingga rumusnya dapat ditulis seperti dibawah ini.

vc(t) = Ac sin(2πfc)

Sejujurnya aku juga gak tau kenapa koq bisa jadi sin. . .😀

Karakter yang dapat ubah adalah:

  • Amplitudo (Ac) modulasi amplitudo
  • Frekuensi (fc) modulasi frekuensi
  • Fase (θ) modulasi fase

Bentuk Amplitudo Modulisasi (AM):

  1. DSB-FC, Double Sideband-Full Carrier (envelope AM)
  2. DSB-SC, Double Sideband-Suppressed Carrier
  3. SSB, Single Sideband
  4. VSB, Vertigial Sideband

Sprektum

[GAMBAR]

Diagram Blok

[GAMBAR]

Rumus DSB-FC

vAM-DSB-SC(t) = vc(t) + vc(t) vm(t)

vAM(t) = Ac sin(ωct) + (Ac sin(ωct)) vm(t)

vAM(t) = (Ac + Ac vm(t)) sin(ωct)

vAM(t) = Ac (1 + m sin(ωmt)) sin(ωct)

vAM(t) = Ac sin(ωct) + Ac m sin(ωmt) sin(ωct)

vAM(t) = (Ac + Ac m sinmt)) sin(ωct)

Yang kuberi tanda merah adalah Ampliduto dari Modulasi Amplitudo. m adalah indeks modulasi. (m = Am/Ac)

[GAMBAR]

Nanana. . . nana. . . na. . . dah pusing!!! entah sampai mana tau-tau ada rumus lagi

vAM(t) = Ac sin(ωct) + m/2 Ac cos((ωcm)t) – m/2 Ac cos((ωcm)t)

Nah ada 3 suku kan?? yang merah itu disebut LSB (lower side band), suku yang biru itu USB (upper side band).

Bila sinyal pemodulasi terdiri dari beberapa komponen frekuensi dalam range 0 sampai fm

sebelum dimodulasi

[GAMBAR]

setelah dimodulasi

[GAMBAR]

bla. . . bla. . . bla. . . istirahat dulu. . . gak nyatet. Setelah beberapa menit

Distribusi daya

[GAMBAR]

Kelemahan DSB-FC

  • Karena Full Carrier, jadi boros bandwidth, solusinya
  • Karena Double Sideband, jadi boros bandwith, solusinya Single Side Band (SSB)

DSB-SC

vAM-DSB-SC(t) = vc(t) vm(t)

Keuntungan utama SSB-SC

  • Hanya membutuhkan setengah bandwidth
  • SNR lebih baik, tepatnya noisenya sedikit
  • Cenderung stabil
  • dll

Kekurangan Amplitudo Modulasi (AM)

Gelombang AM rentan terhadap noise/interferensi, sehingga tidak banyak dipakai untuk komunikasi data.

Aplikasi Gelombang AM

  • TV
  • Radio
  • dll

Contoh soal:

Q: Diketahui sinyal informasi dengan fm = 5 kHz dan Am = 2 V, akan ditrnsmisikan dengan modulasi AM dengan sinyal pembawa fc = 10 MHz dan Ac = 10 V.

  • Berapa m (indeks modulasi)?
  • Bila digunakan DSB-FC, berapa daya total yang digunakan?
  • Bagaimana bentuk sinyal AM (DSB-FC) di kawasan waktu dan kawasan frekuensi?
  • Berapa Bandwidth?
  • Bagaimana supaya bisa menjadi SSB-SC?
  • Setelah menjadi SSB-SC, berapa bandwidthnya dan bagaimana spektrum frekuensinya?

2 responses to this post.

  1. Posted by Panzer on 25 Februari 2010 at 8:14 am

    keren.. tapi cayang ga ada jawabannya, farid…
    hari ini deadline pengumpulan tugasnya to?

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: