Matematika Teknik pt 2

Lines

  1. Tentukan persamaan garis yang melalui P dan dengan gradient (m) yang sudah ditentukan!
    • P(1, 1); m = 1
    • P(-1, 1); m = -1
    • P(0, 3); m = 2
    • P(-4, 0); m = -2
  2. Cari gradien dan titik potong pada y untuk
    • 3x + 4y = 12
    • x + y = 2
    • x/3 + x/4 = 1
    • 4x – 8x = 16
  3. Cari persamaan garis yang melalui P dan: 1. Paralel dengan L; 2. Tegak lurus dengan L!
    • P(0, 0); L: y = -x + 2
    • P(-2, 2); L: 2x + y = 4
    • P(-2, 4); L: x = 5
    • P(-1, -1/2); L: y = 3

Hahaha, itulah yang tertulis di proyektor. Hari ini aku berangkat kuliah telad setengah jam sih emang, tapi untung baru aja 5 menit dari mulai. He3. Kali ini mbahas tentang bab Lines (garis). Coba deh liad lagi soal-soal diatas, kayak soal-soal anak SD yah?? He3. Wah kuliah koq mecahin masalah SD. Yux qta jawab.

Untuk soal no. 1:

Wakaka, jelaslah kalo ini pake 1 rumus juga langsung kejawab semua.

Rumusnya: (y – y1) = m (x – x1)

Kita njawab 1 soal aja ya. . . yang pertama, , berarti:

(y – 1) = 1 (x – 1)
y = x *eng-ing-eng*

Untuk soal no. 2:

Untuk mencari gradien persamaan garis, persamaannya tingal kita ubah jadi y = mx + c; m adalah gradien. Maka soal yang pertama gradiennya adalah -3/4

3x + 4y = 12 → y = -3/4 x + 3

Lalu untuk mencati titik potong di y nya, ya kita berpatokan bahwa semua perpotongan digaris y alias titik di garis y adalah pada saat x = 0, maka titik potong persamaan soal a pada sumbu y adalah (0, 3)

3(0) + 4y = 12
y = 3
(0, 3)

Untuk soal no. 3:

Persamaan garis yang paralel itu gradiennya sama. (ya iyalah namanya juga parallel, kalo miringnya segitu ya yang paralel juga segitu). Untuk soal yang pertama:

Gradien persamaan garis yang baru (m) = -1
Jika y = mx + c; m = -1; y = 0; x = 0, maka persamaannya menjadi
y = -x *eng-ing-eng* lagi. . .

Persamaan garis yang tegak lurus, gradien-gradien garis yang tegak urus itu kalo dikalikan jadi -1

Gradien persamaan lama = -1 maka gradien persamaan barunya = 1. (bukti: m1 . m2 = -1 à -1 . 1 =  -1)
Dengan gradien 1 dan melewati titik (0, 0), maka persamaan garis barunya adalah y = x

Habis itu kita lari ke masalah penerapan (aplikasi) nya di kehidupan. Kemudian di proyektor ditampilkan slide yang judulnya

Application

Tulislah rumus (hubungan antara Celcius dan Fahrenheit). Kemudian tentukan 5°C ke dalam Fahrenheit, dan 50°F dalam Celcius!

Yang harus kita tahu:

  • Celcius itu dari 0° sampai 100°
  • Fahrenheit itu dari 32° sampai 212°F

Pada saat 0°C, dan 32°F
F = mC + c
32 = 0 + c
c = 32

Kemudian pada saat 100°C, dan 212°F
F = mC + 32
212 = 100m + 32
100m = 180
m = 9/5
Jadi
F = 9/5 C + 32

Pada saat 5°C
F = 9/5 . 5 + 32
F = 41

Pada saat 50°F
50 = 9/5 C +32
18 = 9/5 C
C = 10

Habis itu kita dicari tugas mencari aplikasinya dalam kehidupan sehari-hari, trus yang cuma kepikran di otakku ya. . .

  • Hubungan antara jumlah bahan dan jumlah produk yang dihasilkan.
  • Hubungan antara antara skala dan jarak aslinya.
  • Hubungan antara durasi telp dan tarif (plus tarif awal)

So lame, isn’t?😦. Sama sekali gak ada hubungannya ma teknik. . . ada yang contohya berhubungan ma teknik disebutin ma gurunya yaitu kapasitor. Oh, , bodohnya aku gak menyadarinya, tapi tep semangat dapetin nilai A!! Yu-hu!!

2 responses to this post.

  1. Posted by jane on 10 Oktober 2009 at 9:31 am

    pinter ya….pingin deh bisa matematika…saya masih aja oot, padahal semangat belajar lho kwkwkkw

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: