Kewirausahaan pt 12

Yhohoho dah lama gak ngblog, (<- pembukaan artikel blog yg mainstream). Banyak yang saya lakukan dari terakhr ngeblog mpe ngblog lagi. Cuma kali ini saya gak cerita apa-apa aja yang udah saya lakukan. Kali ini saya cuma mau ngblog sekalian belajar, , , belajar KWU.

Kegagalan Bisnis

Ckckck kasian ya, tapi dibalik untung yang besar terdapat resiko yang besar, berikut ini akan dijelaskan:

  1. Tanda-Tanda Kegagalan Perusahaan
  2. Penyebab Utama Kegagalan Bisnis
  3. 10 Alasan Top untuk Gagal
  4. Proses Kegagalan
  5. Fakta Terjadinya Kegagalan
  6. Solusi Menghindari Kegagalan

Tanda-Tanda Kegagalan Bisnis

Ada banyak tanda-tanda kegagalan perusahaan, bagi pengusaha mungkin udah pada diluar kepala kali ya, , , Berikut ini adalah tanda-tandanya

  1. Keperdulian manajemen turun
  2. Penjualan menurun
  3. Keuntungan menurun/kerugian meningkat
  4. Perbandingan hutang semakin tinggi
  5. Biaya operasional meningkat
  6. Pengurangan modal kerja
  7. Harga saham turun (perusahaan publik)
  8. Sulit memperoleh kredit
  9. Turnover pekerja tinggi
  10. Regulasi baru
  11. Fraud and corruption

Tapi namanya juga baru tanda-tanda, kita cuma perlu siaga untuk menghadapi kemungkinan terburuk yang mungkin terjadi

Penyebab Utama Kegagalan Bisnis

Ada 2 faktor disini

  • Faktor Ekonomi, misal kelemahan industry, lokasi atau produk yang buruk.
  • Faktor Finansial, misal terlalu banyak hutang, modal yang kurang mencukupi.

Kebanyakan kegagalan bisnis karena gabungan dari kedua faktor diatas.

10 Alasan Top untuk Gagal

  1. Gagal memahami dan menyampaikan secara akurat dan tepat waktu pada kebutuhan dan komitmen.
  2. Menyampaikan pelayanan kostumer yang buruk.
  3. Mempekerjakan orang yang salah pada posisi penting dalam bisnis.
  4. Gagal memanajemen kontrak dan strategi hubungan vendor.
  5. Ketidakmampuan untuk diversifikasi tenaga kerja melalu pelatihan silang dan strategi outsourcing.
  6. Gagal menahan manajemen dan staf yang bertanggung jawab untuk hasil dan performa
  7. Gagal mengembangkan dan mematuhi rencana bisnis dan rencana anggaran.
  8. Memberikan pengalaman yang buruk bagi pelanggan maupun pegawai.
  9. Ketidakmampuan untuk memanfaatkan inovasi dan mengelola perubahan.
  10. Kurangnya dokumentasi perusahaan untuk menyambung staff, pembangunan ulang setelah bencana, audit lengkap, atau pecapaian perusahaan.

Penyebab kegagalan itu banyak dan complex, berikut dipresentasikan dalam gambar

Alasan Gagal

Proses Kegagalan

  • Kebangkrutan
  • Likuidasi: pembubaran perusahaan sbg badan hukum yg meliputi pembayaran kewajiban kpd para kreditor dan pembagian harta yg tersisa kpd para pemegang saham (persero)
  • Taken Over/Diambil Alih (dibeli dengan harga yang sangat murah)

Buanyak bisnis yang gagal setiap tahunnya, tapi bisnis gagal dalam satu tahunnya pertama tidak pernah lebih besar dari persentase populasi total bisnis.

  • Laju kegagalan bisnis cenderung berubah-ubah seiringan dengan kondisi ekonomi.
  • Bangkrut sering terjadi pada perusahaan-perusahaan kecil.
  • Perusahaan besar cenderung mendapatkan bantuan dari sumber luar untuk menghindari kebangkrutan, karena dapat memberikan dampak bagi ekonomi bagi sumber luar tersebut.

Fakta Terjadinya Kegagalan

Mitosnya sih 90% semua bisnis baru akan gagal dalam satu tahun, kenyataannya hanya 18% dari semua bisnis dipaksa untuk menutup bisnisnya dengan kerugian bagi kreditur. Sisanya menutup dengan sukarela atau masih dalam bisnis.

Berikut ini adalah diagram Rate Kegagalan per 10000 perusahaan

Kegagalan Bisnis per 10000

Solusi Menghindari Kegagalan

  • Mengurangi biaya operasi
    • Efisiensi
    • Perampingan
    • Slash and burn
  • Meningkatkan penjualan
    • Peningkatan kualitas dan kuantitas produk
    • Meninjau kembali kerugian kredit
  • Menghindari resiko
    • Kolaborasi kemitraan
    • Diversifikasi produk
    • Perkuat aset (sumberdaya)
  • Memeriksa kembali persediaan (reorganisasi/restrukturisasi)
    • Memperbaiki bisnis model
    • Intelektual
    • Material
    • dll

Kewirausahaan pt 11

Kuliah kewirausahaan, , , pak Dani dosen KWU ni kalo cerita bikin pelajaran KWU menarik, penjelasannya dengan bahasa manusia (gak ribet) dan juga dibuat bercanda, jadi enjoy. Cuma saying nya satu nih, slidenya biasa, , , , , actually slide biasa gak tulisan background putih gak masalah sih, tapi urutannya itu lho, , aku ngerasa loncat-loncat, jadi ya agak bingung juga mau ngerangkum ke dalam blog ini, , Ni dibawah masih ada beberapa hal yang masih belum disampaikan, , ,

Kinerja Perusahaan

Kinerja perushaan dinilai dari beberapa hal

  • Pertumbuhan Penjualan
  • Profit Margin naik dan Biaya produksi turun
  • Net Profit, ROI, EVA
  • Pemimpin dalam teknologi, inovasi produk, kualitas produk
  • Sumberdaya Manusia
  • Keamananan lingkungan (Enviromental Safety)

Isu Strategik

Terdapat permasalahan-permasalahan dalam strategi peningkatan kinerja perusahaan, berikut ini adalah poin-poinnya:

  • Tantangan persaingan global
  • Produk Inovasi Kompetitor
  • Menjaga Pertumbuhan Perusahaan
  • Apakah strategi sekarang telah memadai untuk proteksi dan peningkatan posisi pasar?
  • dll.

Performance Review

  • Tujuan utama dari Performance Review sebuah bisnis adalah untuk memberikan pemahaman dari bisnis tersebut dan interpretasi dari hasilnya.
  • Me-review kinerja bisnis membutuhkan perhatian ekstra, dan butuh umpan balik, terutama karena kurangnya konsistensi dalam definisi, dan perubahan kondisi ekonomi.
  • Area penting dari Performance Review sebuah bisnis adalah dilihat dari penggunaan analisis ratio dibawah ini:
    • Profitability
    • Activity-Efficiency
    • Liquidity
    • Debt-Laverage-Investment
    • Growth

Tahapan-tahapan dalam Performance Review dijelaskan pada diagram alir dibawah ini

Diagram Alir Performance Review

Profitability Ratio

Rumus Profitability Margin

Activity – Efficiency Ratio

KWU 11 - 3

Du Pont Formula, “The Du Pont identity breaks down Return on Equity (that is, the returns that investors receive from the firm) into three distinct elements. This analysis enables the analyst to understand the source of superior (or inferior) return by comparison with companies in similar industries (or between industries)”, Wikipedia.

Du Pont Formula

Liquidity Ratio

Liquidity Ratio

Debt-Leverage Ratio

Debt-Leverage Ratio

Growth Ratio

Growth Ratio

Yup, , sekian dulu deh, kesimpulannya “Ratio analysis provides information about a company’s liquidity, profitability, long-term solvency, cash flow adequacy, and market strength”, kutipan PPT

Kewirausahaan pt 9

Konsep Penyusunan Business Plan

Pada kuliah kali ini akan dibahas secara ringkas dan tepat tentang konsep penyusunan bisnis plan, berikut ini adalah poin-poinnya

  1. Perencanaan
  2. Konsep Perencanaan Sebagai Suatu Proses
  3. Kriteria dalam Perencanaan
  4. Apa itu Business Plan (BP)?
  5. Peran Business Plan
  6. Format Business Plan
  7. Hal yang Perlu Dihindari dalam Penyusunan Business Plan

Perencanaan

  • Secara sederhana:
    “Berpikir sebelum bertindak atau berhitung sebelum melangkah”.
  • Perlu ditulis dan didokumentasikan.

Konsep Perencanaan Sebagai Suatu Proses

Konsep

Kriteria dalam Perencanaan

SMART:

  • Specific
  • Measureable
  • Attainable
  • Relevant
  • Timely

Selain itu juga 5W1H

Apa itu Business Plan (BP)?

Suatu dokumen tertulis yang mempunyai tujuan untuk menggambarkan secara sistematis dan ringkas suatu rencana bisnis/usaha yang akan dikembangkan.

Manfaat yang diharapkan:

  • Pedoman utama dalam mempertajam rencana-rencana yang diharapkan dan akan dikembangkan.
  • Kegiatan bisnis yg akan dilaksanakan/sedang berjalan tetap pada jalur yg direncanakan.
  • Tools untuk mencari dana/kepercayaan dari pihak ketiga (investor, lembaga keuangan, dll.).

Peran Business Plan

  • Mempunyai peran penting dan strategis bagi kesuksesan suatu usaha.
  • 3 informasi penting dalam perencanaan:
    • Kemana kita akan menuju (tujuan)
    • Dimana posisi kita sekarang
    • Bagaimana kita akan mencapai tujuan tersebut dari posisi yang sekarang (Strategi)

Format Business Plan

  1. Halaman Judul
  2. Ringkasan Eksekutif
  3. Pendahuluan
  4. Products and Services
  5. Marketing Plan
  6. Operational Plan
  7. Management and Organization
  8. Financial Plan
  9. Analisis-analisis yang dibutuhkan
  10. Lampiran: Terminologi, Data Pendukung, dst.

Hal-hal pada isi business plan dibahas setelah ini.

Hal yang Perlu Dihindari dalam Penyusunan Business Plan

  • Tujuan dan sasaran tidak realistis
  • Dilakukan secara tidak cermat, tidak akurat, dan tidak dapat meyakinkan.
  • Tidak adanya komitmen dari para pelaku/pembuat keputusan
  • Tidak menggunakan bahasa baku dan banyaknya kesalahan tulis.

Format Business Plan

Halaman Judul

Kriteria:

  • Kesesuaian. Susunan dan design dapat mewakili jenis dan karakter dari usaha yang akan diusulkan/dikembangkan.
  • Ketersediaan Logo/Lambang Usaha.
  • Informatif. Berisi  informasi nama usaha, alamat tempat usaha, alamat website, e-mail, dan nomor telepon yang dapat dihubungi apabila calon investor atau konsumen akan menghubungi.

Ringkasan Eksekutif

  • Sebagai titik perhatian (highlight) Business Plan  ditulis setelah dokumen Business Plan selesai dibuat.
  • Tujuan: Menggambarkan secara ringkas Business Plan yang dibuat pengusul kepada ‘pembaca’.
  • Harus jelas, tepat, dan singkat (maks 2 hal.).
  • Informasi:
    • Mengapa/latar belakang usaha
    • Deskripsi singkat & tujuan usaha
    • Strategi-strategi penting

Analisis-Analisis yang dibutuhkan

Analisis SWOT

Pada Bisnis Plan juga sebaiknya dicantumkan analisis SWOT. Mengelompokkan faktor-faktor yang berpengaruh terhadap bisnis menjadi:

  • Faktor Internal: Strength & Weaknesses (Kekuatan & Kelemahan)
  • Faktor Eksternal: Opportunities & Threats (Peluang dan Tantangan)

Strength

  • Mengidentifikasi kemampuan yang dimiliki untuk dapat mencapai tujuan.
  • Mengidentifikasi kompetensi khusus yang dimiliki (yang tidak dimiliki oleh para pesaing).
  • Berkontribusi pada pembuatan strategi  keunggulan bersaing.

Weakness

  • Mengidentifikasi kemampuan yang belum/tidak dimiliki untuk mencapai tujuan.
  • Mengidentifikasi kompetensi khusus para pesaing.
  • Strategi mengurangi kelemahan: mengoreksi, meminimalisasi, atau meningkatkan diri.

Opportunities

  • Mengidentifikasi faktor peluang yang ada di lingkungan eksternal.
  • Jika peluang terlewatkan, maka para pesaing yang akan memanfaatkannya.

Threats

  • Mengidentifikasi faktor tantangan yang ada di lingkungan eksternal yang dapat mempengaruhi usaha.

Analisis Keunggulan Bersaing

  • Elemen-elemen keunggulan bersaing
    • potensi keunggulan bersaing : keahlian, teknologi, sumber daya dll
    • posisi keunggulan bersaing : kapan, dimana dan bagaimana kita bersaing
    • kinerja yang dihasilkan : kepuasan, loyalitas, market share, keuntungan

Dokumen Pendukung

  • Dokumen-dokumen pendukung
    • Terminologi
    • Referensi
    • Lampiran-lampiran

Jaringan Komunikasi Dan Data UAS

Ah, akhirnya… kalian bisa melihat blog ini dan bilang “oh… post anyar” (dengan nada yg gak begitu nggumun).

Sebenrnya gak perlu belajar buat persiapan UAS besok tapi dibilang gitu juga buat jaga-jaga, tuh ppt yg sebajek kere dibaca juga. (tapi ya tetep cuma sekilas aja). So? Apa yang akan ku tulis untuk kali ini? tebak hayoooo…

Jawabannya adalah “Notes Jarkomdat”. Ta-da!

di setiap ( gak setiap sih) ppt nya pak SJK ada semacam notes yg bisa d bilang penting, tapi juga gak penting. kayak begini ini contohnya (dari chapter 1 mpe 18)

Jarkomdat Notes:

Ch 1 INTRODUCTION

Ch 2 NETWORK MODELS

“The physical layer is responsible for transmitting individual bits from one node to the next.”
“The data link layer is responsible for transmitting frames from one node to the next.”
“The network layer is responsible for the delivery of packets from the original source to the
final destination.”
“The transport layer is responsible for delivery of a message from one process to another.”
“The application layer is responsible for providing services to the user.”
“The OSI model is briefly discussed in Appendix C.”

Ch 3 SIGNALS

“To be transmitted, data must be transformed to electromagnetic signals.”
“Signals can be analog or digital. Analog signals can have an infinite number of values in a range; digital signals can have only a limited number of values.”
“In data communication, we commonly use periodic analog signals and aperiodic digital signals.” Lanjutkan membaca

Akhir Semester 3 & Awal Semester 4

😦😦😦

Ya apa mau dikata. . . akhir semester 3 ini lebih buruk dari semester 2. Di awal semester 2 kemaren dah bikin jadwal sedemikian rupa eh gak terlaksana karena banyak urusan. Entah itu Robot, Pacar, atau penyakit Ketiduran. . . Doh!

Kira-kira aku bisa nulis banyka gak ya kali ini . . . (hmm….)

Mari kita lihat sejarah (gayanya ‘sejarah’. . .hha) di semester 2 yang lalu. Pertanyaan pertama kenapa aku sudah buat jadwal sedemikian rupa tapi tetep gak terlaksana?? Kalo mau tau nih jadwalnya kayak dibawah ini . . . hhe. . . *Klik untuk detailnya.

Wallpaper Jadwal Harian Normal Semester 3, 2010

Wallpaper Jadwal Harian Normal Semester 3, 2010

Wah pokoknya malu abis rasanya. . . Karena aku pernah masang gambar diatas sebagai wallpaper sekitar 3 bulan lah, yang jelas jarang kebaca karena kalo mbuka aplikasi wallpapernya terhalang. . .😦. Hha. Tapi bukan karena itu dink malunya. Malunya tuh karena selama 3 bulan udah banyak yang liat wallpaper gambar tersebut. . . (Coba dilihat tulisan dibawah tabel itu).  Koq malah IPnya busuk?? Oia harusnya aku kasih tau dari awal IPq cuma 2,42. Ta*k!! Gimana kalo mereka yang udah liad inget kalo aku dulu pernah masang wallpaper ini?? Pasti mulutnya gatel pengen bilang. “Mana rid? Udah bikin jadwal koq IPnya 2 koma, , , hha :D”. Sial! -_-‘. Atau jangan-jangan mereka udah inget, tapi gak tega ngomong. How poor I am. . . Poop!!! (‘Fuck’ diplesetin). Wes wes rid sabar! So pertanyaan yang tadi pie??
Lanjutkan membaca

Pengukuran Dan Instrumentasi pt 2

Karakteristik Intrument Dinamis

Menggambarkan perilaku instrument berdasarkan waktu dari ketika diberi input (ada perubahan input) sampai ketika output instrument mencapai steady state. (Outputnya dah gak berubah alias stabil)

Contoh:

[GAMBAR]

Karakteristik dinamis dinyatakan dalam pernyataan defferensial

[RUMUS]

q0 = output instrument
qi = input instrument
a & b = koefisien persamaan defferensial. (tergantung instrumentnya)

Macam-macam instrument dinamis yang umum ada di lapangan

  • Zero Order (Orde 0)
  • First Order (Order 1)
  • Second Order (Order 2)

Lanjutkan membaca

Mesin Listrik Dasar pt 2

Jujur aja pada matkul ini aku gak kuliah, karena kesiangan. Lha trus rid koq kamu punya catetannya? Ya iyalah, kan pinjem temen. Hoho. Tapi Yang gak aku mudeng tuh contoh soalnya. Mana temenku juga tak kon jelaske jg gak mudeng. Doh! Yang penting belajar. . .

Teori:

Generator DC, urutannya GMA (GGL, Medan Magnet, Arus)
Motor DC, urutannya AMG (Arus, Medan Magnet, GGL)

Metode Tangan Kanan:

Contoh Generator DC (Gambar):

[GAMBAR PPT]

Stator

→ Bagian yang diam pada generator, terdiri dari :

Yoke/Gandar

→ Rangka luar stator

Kutub

→ Inti kutub, Sepatu kutub, Lilitan dari penghantar tembaga, Sikat dari karbon

Rotor (Armature/Jangkar)

→ Bagian yang berputar, terdiri dari :

  1. Kumparan Jangkar (lilitan penghantar)
  2. Inti Jangkar
  3. Komutator dari tembaga

Celah Udara

→ Ruangan antara stator dan rotor

Rumus yang SANGAT TERAMAT PENTING pada Generator DC (bahkan materi selanjutnya)

[RUMUS]

Eg : Tegangan yg dibangkitkan (volt)
? : fluks per kutub (maxwell)
p : banyaknya kutub
rpm : kecepatan putar jangkar
Z : jumlah penghantar pada jangkar
a : banyaknya cabang paralel dari arus pada penghantar jangkar

Contoh soal Generator DC:
(doh bagian ini aku gak ngerti, gawat nih, , , besok harus cari tahu)

Untuk lebih fahamm nya lagi download aja disini. Lumayan lengkapa lho!! Cuma ya nggak ada contoh soalnya. . . Seeya!

http://rapidshare.com/files/321552041/DNV3.part20.rar
Ikuti

Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.